
|
Poser til dead!!! Yeahh!!! Aku mau berhenti menjadi punk! What? Yea... I QUIT! Mengikuti jejak temanku yang nulis artikel di Setaramata #3, aku adalah poser dan selamanya poser! Kenapa? Aku kecewa, huhu, ya, kecewa... Punk yang aku tau selama ini adalah kebebasan dan persamaan,, kebebasan untuk ngatur kamu mau ngapain asal gak ganggu orang dan mau jadi apa, bebas mau teriak apa aja di tengah panggung! persamaan kamu mau berdansa dengan siapa saja di moshpit, persamaan apakah kamu anak gembel, anak konglomerat atau bahkan anak monyet kalo sedang sekedar ngobrol bareng. That’s so beautiful... klo Aa Gym bilang "Indahnya Kebebasan", haha... Berarti boleh dong aku gak pake studs, jaket kulit, boots, gak punya mohawk ato berambut bob? Boleh dong,, seorang teman baikku bilang klo punk adalah melawan jika ditindas, dan ya, aku merasa agak tertindas klo mesti pake hal2 semacam itu, susah gerak, dan kota tempat aku tinggal tuh panasnya minta ampun!! Aku gak mau klo disuruh pake jaket kulit dan benda2 logam kayak spike gitu. Punk... gak lepas juga dari musik dan pelabelan, name them!! crust punk, punkrock, new school punk, grindpunk, whatever punk!!! Yea, manusia memberi label pada segala hal, dan kalo semua itu abis mereka akan melabeli dirinya sendiri! Yang paling parah kalo kemudian menjelekkan yang lainnya (kayak iklan2 di kotak elektrik bernama TV itu!). whoa, aku pikir, kita sama-sama punk, kenapa gak saling mendukung? Si A dari band X yang crust punk bikin ribut pas band Z yang melodic punk main sampe acaranya dihentikan. Si Y dari band Z mencap poser si B, seorang punk yang kebetulan bandnya blues. WTF? We’re in the same scene anyway, and we’re struggling as hard as fcuk! Sorry, I mean as you are!! Kalau kalian benar-benar menjunjung tinggi persamaan (huhu bahasa gue pancasila banget) - equality yang kalian teriakkan pada lagu2 kalian, pantaskah berperilaku seperti itu? Some says punk is the music with the attitude! Wah, sebuah pernyataan yang ternyata berat banget untuk diterima kalo masih banyak yang bersikap kayak gitu. Aku? Aku dengerin Sex Pistols, Ramones, The Clash, Sham 69, Devotchkas, The Damned dan lain2 yang aku kenal sebagai punk. Dan aku juga dengerin Smashing Pmpkins, Radiohead, Silverchair, Muse, The Cure, Pulp dan bahkan Spice Girls kalo lagi centil, hehe... does that makes me not a punk? Gak tau... "Lebih sering dengerin yang mana?" aku ditanya gitu,, ya,, gak penting banget... gimana hayo, mau dipersen2in? Punk 70%... hahaha lucu kayak alkohol!!! Well, punk yang katanya ‘free to be whatever...’ ternyata banyak aturannya loh!! Aku baru tau dari seorang temen akhir2 ini (apa mungkin dia baru baca Punk for Dummies, hihi). Sehari-hari aku sebaiknya dengerin punk 95%, gak boleh kalo hari ini Sex Pistols, besok dan esoknya Radiohead, Sabtu Frente, Senin-Selasa The Cure... gitu katanya, kok kayak minum obat gila, mesti tiap hari! Gak asik, kayak mau tes Sipenmaru (eh, sekarang SPMB, ya?), tiap hari musti latian soal!! Apa mau ikut API - Akademi Punkers Indonesia - huhuh fcuk it!! Trus celana yang gak dicuci 4 bulan -ada lho yang bangga- apa enaknya sih? Gatel, bau... ato full emblem -klo gak beneran bolong ngapain ditambal? Ngabis2in benang, butuh banyak energi untuk mintal kapas jadi benang! Pokoknya aku gak mau!! Aku gak mau gak boleh dengerin, maenin dan nyukain musik lain, aku gak mau pake studs, mohawk atau boots, aku mau pakaianku dicuci kalo kotor, aku gak mau beli2 aksesoris apalah, karena aku lebih suka beli zine ato cari info di warnet! Aku mau punk yang sekarang kukenal adalah masih punk yang dulu aku kenal!! Hal-hal kayak gitu yang bikin aku mau berhenti aja menjadi punk. Where are all those fun times? Dimana aku bisa manggung sambil bawa2 bendera dan bawain lagu2 Rolling Stones versi punkrock dan gak ada yang protes kenapa seorang punk main lagunya Keith Richard, dimana aku dan teman2 bisa diskusi tanpa ada ajang hebat2an scene!! dan masih banyak lagi kenangan2 indah yang langka didapetin akhir2 ini hanya karena orang2 yang sibuk memberi label itu! God Bless U!! And now here am I... going everywhere... Yep, see ya all in da pit!! Aku mungkin akan ada di sana sebagai seorang rocker, seorang indies, seorang groupies band baru, atau mungkin entah siapa yang barusan melompat ke tengah moshpit dan mengacaukannya! Asal aku tetap berada di scene ini, karena aku sudah terlanjur jatuh cinta terhadap orang2 di dalamnya -baik atau buruk- kenangan2nya, cara teman2 bernyanyi dan berdansa bersama sampai menggetarkan seisi gedung... hmmm atau mungkin besok akan muncul lagi semangat pantang menyerah dan optimisku sehingga aku kembali menjadi seorang punk! Hahaha, ya, aku kan poser! Seperti kata seseorang, poser adalah proses- yep, I’m on ma process to live my life!! Hidupku yang gak akan diatur2 hanya untuk mendapat label seorang punk!! Punk adalah melawan, dan aku melawan semua yang mengatur punk!! Being a poser is fun, maybe, but life is supposed to be fun!!! - cheers untuk semua yang telah menjadi dirinya sendiri bukan untuk sebuah label!! - Anonymní at 6:31 odp. |
:: morningstar it's a morningstar!!! I saw a star beneath the stairs glowing through the melting walls Who will be the first to begin their fall? Or will we become one? Am I the star beneath the stairs? Am I a ghost upon the stage? Am I your anything? :: quote of the month Let alone to rest alone Yeah you’re making me I had to run the damage is done, I give it up, I give it up There’s nothing left so take the rest, Yeah you’re draining me I set it alight it burns so bright, Baby, you make my heart beat faster I know.... The Distillers - Beat Your Heart Out :: lover ![]() Dr. Feel Good :: parallel shoutings
:: good works club chopper deathrockstar malesbanget morningstar zine republik kartoon outmagz tanpajudul wiswakharman setaramata relamati record wirobrajan punks n skins realino boot bois brontak zine :: all the people ayie jonas medwin nadya netha putri sayap imaji standing strong rendy reza ribel yudo :: shoutings :: Pretty Vacant
|